Postingan

BULETIN CC MEI 2022 "Mahasiswa Satu, Satu untuk Mahasiswa"

Gambar
Peran mahasiswa di tengah kampus selalu dipertanyakan. Masih banyak mahasiswa yang belum paham dan tidak tahu apa yang  bisa dilakukan untuk membangun kampus serta tidak dapat melihat hal-hal yang masih dianggap "kurang"di tengah kampus.  Mahasiswa adalah ujung tombak dari keberhasilan suatu kampus. Ada banyak kegiatan positif yang bisa dilakukan mahasiswa agar kampus tak sekadar “perguruan tinggi berjalan”. Semakin banyak prestasi, semakin bersihnya kampus dari kekerasan, bahkan ketika gerakan mahasiswa yang peduli di setiap isu yang ada di kampus akan membuktikan bahwa mahasiswa masih berkontribusi besar untuk kampus.  Saat ini, divisi Kajian dan Tulisan mengangkat 3 sub tema yang akan membahas bagaimana mahasiswa menunjukkan perannya terhadap kampus. Untuk mengukur sasaran kualitas buletin, silakan kirimkan tanggapanmu melalui link e-kuesioner berikut :  http://bit.ly/BuletinCCMei2022  http://bit.ly/BuletinCCMei2022  http://bit.ly/BuletinCCMei2022 Selama...

PENGGUNAAN ELEKTRONIK MONEY SEBAGAI ALTERNATIF METODE TRANSAKSI MASA KINI

  Oleh: Ester Mulyani. S PENDAHULUAN Perkembangan teknologi yang semakin pesat turut mengubah berbagai aspek dalam kehidupan manusia. Dengan internet, masyarakat bisa melakukan berbagai hal dengan cepat dan efisien melalui gadget atau barang elektronik lainnya. Seolah-olah kehidupan manusia sudah terpusat pada benda itu. Dalam bidang finansial, inovasi yang telah dilakukan adalah berupa instrument pembayaran berbasis digital, yang dikenal dengan uang elektronik atau e-money . U ang elektronik didefinisikan sebagai alat pembayaran dalam bentuk elektronik dimana nilai uangnya disimpan dalam media elektronik tertentu (Bank Indonesia, 2020). Penggunanya harus menyetorkan uangnya terlebih dahulu kepada penerbit dan disimpan dalam media elektronik sebelum menggunakannya untuk keperluan bertransaksi. Ketika digunakan, nilai uang elektronik yang tersimpan dalam media elektronik akan berkurang sebesar nilai transaksi dan setelahnya dapat mengisi kembali (top-up).  Aturan mengena...

Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM)

Di setiap revolusi selalu ada tuntutan baru sehingga kompetensi-kompetensi yang dimiliki manusia pun harus berorientasi pada apa yang dibutuhkan saat itu, karena kompentensi lama biasanya sudah dianggap tidak memadai lagi. Khususnya di bidang pendidikan, penerapan konsep kampus merdeka merupakan salah satu jawaban dan respons positif untuk mengantisipasi perubahan akibat dari kemajuan teknologi informasi yang identik dengan kehidupan manusia saat ini. Melalui konsep yang digagas oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadim Makarim, pihak kampus dituntut untuk mengembangkan strategi pendidikan guna menghasilkan sumber daya manusia yang adaptif dan siap bersaing di era otonomi dan disruptif ini. Adapun beberapa keahlian dan kompetensi tertentu yang menjadi kebutuhan dasar dan harus dikuasai di era sekarang antara lain literasi teknologi digital, kreativitas, komunikasi antar personal , multitasking skills , adaptif, problem-solving , multidisiplin, kemam...

Detox Your Mind: Manajemen Stress

               Sarasehan berjudul “ Detox Your Mind: Manajemen Stress ” merupakan program keempat dari Divisi Diskusi Campus Concern FEB USU di semester A tahun 2022. Adapun sasaran kualitas dari program ini adalah peserta diskusi (AKK) mengetahui fungsi dan cara detoksifikasi pikiran, peserta diskusi (AKK) termotivasi melakukan detoksifikasi   pikiran, dan   peserta diskusi(AKK)   termotivasi untuk mengemukakan pendapat.                Diskusi dilaksanakan pada hari Jumat, 27 Mei 2022 pukul 19.05 WIB melalui aplikasi conferencing video, Zoom Cloud Meeting . Moderator diskusiadalah Angel Petra Niesty Lase (Manajemen 2019). Pemateri diskusiadalah Immanuela I. Wulandari S.Psi, Mahasiswa Magister Profesi Psikologi Klinis di Universitas Katolik Soegijapranata, Terapis anak berkebutuhan khusus, Social Media Lead Manusiabiasa. Diskusi diawali dengan perkenalan diri oleh moderator diikuti i...

Healing Mulu, Ngambis Yuk

        Kata healing saat ini sudah tidak asing lagi di kalangan mahasiswa. Healing saat ini kerap digunakan baik di kalangan media sosial maupun di dunia nyata. Kita tentunya sering mendengarkan kata tersebut. Healing merujuk pada penyembuhan atau pengobatan secara psikologis yakni jiwa, perasaan, batin, dan pikiran. Healing yang sering digunakan dalam media sosial memiliki konteks yang berbeda. Namun artinya tetap sama, yaitu penyembuhan. Kata healing bisa merujuk pada penyembuhan diri yang disebabkan karena beberapa hal termasuk peristiwa buruk di masa lalu yang bisa merusak mental dan pikiran. Daripada kita sibuk healing dan terus-terusan memikirkan hal yang merusak mental, lebih baik kita berdamai dengan diri sendiri dan mulai mengambis bersama. Seperti yang kita ketahui, saat ini kita di sandingkan dengan berbagai persaingan untuk mencapai masa depan. Banyak jalur yang bisa kita tempuh untuk meraih masa depan yang cerah. Sebagai mahasiswa tentunya...

KAITAN ORGANISASI DENGAN MAHASISWA DALAM LINGKUNGAN KAMPUS

Organisasi ialah tempat bagi mahasiswa untuk menunjukkan kreatifitas dari hobi dan sebagai penyaluran suara keresahan dalam   perguruan tinggi.Setiap kreatifitas ataupun keresahan itu dikumpulkan dalam sebuah organisasi maka dengan adanya hal tersebut tidak menjadi sia-sia.Organisasi pada dasarnya digunakan untuk berkumpul,bekerja sama,dipimpin,memimpin,dan melakukan segala sesuatu dengan terstruktur secara sistematis yang digunakan secara efektif untuk mencapai tujuan organisasi. Mahasiswa adalah elemen terpenting dan kampus memiliki   peran   besar dalam pembangunan kampus atau negara dengan menyampaikan pendapat yang membangun. Penyampaian ide-ide ini membutuhkan wadah berbentuk organisasi untuk secara sah mendukung gagasan-gagasan yang   untuk disampaikan. Jadi, antara mahasiswa dan organisasi tidak terpisah lainnya. Siswa dapat memilih kegiatan berdasarkan minat dan kegemarannya untuk mengembangkan Mahasiswa di kampus melakukan berbagai kegiatan, ada mahasiswa...

Merdeka Belajar–Kampus Merdeka: Peluang Di Tengah Tantangan

                 Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi sangat memberikan banyak perubahan di berbagai aspek kehidupan manusia yang secara tidak langsung menuntut kita untuk mampu beradaptasi dengan perkembangan tersebut. Jenis pekerjaan baru semakin bermunculan, kreatifitas masyarakat pun semakin beragam agar tidak semakin ketinggalan zaman. Melihat fakta bahwa semakin tingginya daya saing baik dari sumber daya manusia, ilmu pengetahuan, teknologi, dan lain halnya, maka negara pun perlu membuat strategi untuk melahirkan sumber daya manusia yang bisa kompeten dan tidak tertinggal yang bisa dilakukan melalui peningkatan kualitas di sektor pendidikan. Melihat hal itu, pada awal tahun 2020 silam, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Anwar Makarim membuat suatu kebijakan di kalangan perguruan tinggi yang disebut “Merdeka Belajar-Kampus Merdeka”. Kebijakan ini sangat merujuk dari Permendikbud Nomor 3 Tahun 2020 tentang standar N...