Postingan

Buletin Edisi Juni 2018 dan Kuesioner

http://bit.ly/BuletinCCJuni2018 http://bit.ly/KitaPancasila Setelah selesai baca tulisannya langsung isi kuesioner nya yaa, karena jawaban kamu di kuesioner akan sangat membantu kami dalam meningkatkan kualitas Buletin. Terimakasih, selamat berlibur :)

Keadilan Membuat Kehidupan menjadi Damai (Markus, Manajemen 2016)

   Pancasila adalah ideologi negara Indonesia. Pancasila terdiri dari lima pilar utama yaitu Ketuhanan yang maha esa, kemanusiaan yang adil dan beradab, persatuan Indonesia, kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan, dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Butir-butir pancasila ini terkandung dalam pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 pada paragraf keempat.    Keadilan sosial yang tercantum pada sila ke-5 Pancasila ini mengandung nilai-nilai yang merupakan tujuan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Sila ke-5 ini memiliki makna bahwa seluruh rakyat Indonesia harus mendapatkan perlakuan yang adil sehingga terbentuknya kehidupan bermasyarakat yang adil dan makmur. Keadilan sosial di sini maksudnya adalah tidak membeda-bedakan perlakuan pada seluruh rakyat Indonesia di tengah perbedaan yang ada.    Konsep yang terkandung dalam keadilan sosial adalah suatu tata dalam masyarakat yang selalu memperhatikan d...

Resume Diskusi “Integrity Is Our Identity”

Diskusi dengan judul “Integrity Is Our Identity” menutup program terakhir dari divisi diskusi CC FEB USU di semester A. Diskusi terlaksana dengan baik pada Rabu 30 Mei 2018 pukul 15:15 WIB di GL 13A FEB USU. Diskusi dilayani oleh Kristin Monalisa Silalahi (Ekonomi Pembangunan 2016) sebagai MC dan David Rumahorbo (Ekonomi Pembangunan 2017) sebagai pemusik. Adapun moderator dalam diskusi ini adalah Parlin Sitanggang (Akuntansi 2015) dan menghadirkan Nurmy Evitamala Siburian (alumni Ekonomi Pembangunan stambuk 2013) yang juga merupakan koordinator UKM KMK UP FEB USU periode 2017 sebagai pemateri. Diskusi diawali dengan ibadah singkat, bernyanyi bersama dan mazmur yang dipimpin oleh MC, kemudian dilanjutkan dengan dimulainya diskusi oleh moderator. Namun diskusi terpaksa harus berhenti sejenak dan berpindah ruangan dari yang awalnya di GB 114  pindah ke GL 13A. Ketika telah berada di GL 13A diskusi dilanjutkan. Peserta diskusi dibagi menjadi 3 kelompok, yaitu kelompok I, II, dan III...

BUKAN SEKEDAR KONSUMEN PENDIDIKAN (Pije Simanjorang, Manajemen 2016)

Pendidikan merupakan point pertama dan utama dari tri dharma perguruan tinggi, yang artinya penghuni perguruan tinggi atau mahasiswa memiliki tanggung jawab dalam upaya menghasilkan manusia terdidik yang memiliki kemampuan akademik, dan  profesional yang dapat menerapkan, mengembangkan dan menciptakan ilmu pengetahuan dan teknologi serta seni untuk kemajuan pendidikan bangsa. Sebagai mahasiswa tentunya kita disebut sebagai orang yang berpendidikan, sebelum masuk perguruan tinggi kita tentu saja sudah melalui pendidikan sekolah dasar, sekolah menengah pertama dan sekolah menengah atas/kejuruan, hingga akhirnya dengan segala perjuangan dan kerja keras kita dapat menikmati pendidikan perguruan tinggi di  Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sumatra Utara, dengan harapan kelak bisa menjadi seseorang yang profesional dibidang ilmu ekonomi dan bisa bekerja atau menjadi seorang pengusaha sukses. Tapi apakah kita sebagai mahasiswa hanya sekedar konsumen pendidikan saj...

RESUME DIKSUSI "Bangkitlah dan Bangun Kepedulianmu"

Diskusi “Bangkitlah dan Bangun Kepedulianmu” telah terlaksana dengan baik pada tanggal 18 Mei 2018 di ruangan GBR 113 FEB USU, pukul 13.15 WIB.  Adapun MC pada diskusi ini adalah Lenny (Akuntansi stambuk 2016), gitaris adalah Rido Purba (Ekonomi Pembangunan stambuk 2016), moderator adalah Julia Sarestcita (Akuntansi stambuk 2016) dan pemateri adalah Daniel Hutabarat,S.E. (Ekonomi Pembangunan stambuk 2004). Diskusi diawali dengan ibadah singkat oleh MC dan gitaris, kemudian dilanjutkan dengan Sesi I: Sejarah Kebangkitan Nasional dengan durasi 35 menit. Di sesi ini pemateri memaparkan  sejarah pergerakan mahasiswa dari Boedi Utomo hingga aksi Mei 1998 atau yang sering disebut dengan tragedi Trisakti. Dalam tragedi Trisakti ini para mahasiswa rela berkoban, memiliki musuh bersama dan dengan tujuan yang sama yaitu adanya perubahan. Mahasiswa pada saat itu tidak hanya menjadi penonton sejarah tetapi sebagai pelaku sejarah. Berbeda halnya dengan mahasiswa saat ini, demonstrasi b...

RESUME ECONOMIC CHALLENGE

Economic challenge merupakan program keempat dari divisi diskusi semester A Campus Concern FEB USU. Adapun sasaran kualitas dari program ini yaitu agar AKK mengetahui  isu yang dibahas dan dimotivasi untuk mengemukakan pendapat. Economic Challenge “Big Impact Low Cost” telah terlaksana dengan baik pada tanggal 11 Mei 2018 di ruangan GBR 113 FEB USU, pukul 13.00 WIB.  Adapun MC pada economic challenge ini adalah Jessica  (ekonomi pembangunan stambuk 2016), gitaris ialah Audrey (Ekonomi Pembangunan stambuk 2016), dan moderator adalah Lasmi Sumitra Sidabutar (alumni Ekonomi Pembangunan 2012). Economic challenge diawali dengan ibadah singkat oleh MC dan gitaris, kemudian dilanjutkan dengan diskusi yang dibawakan moderator . pembahasan economic challenge  ini, dimulai dengan menjelaskan tentang UMKM di Indonesia. Pada dasarnya pengertian UMKM dilihat dari berbagai aspek, baik dari segi kekayaan yang dimiliki pelaku usaha, jumlah tenaga kerja yang dimiliki atau dari seg...

RESUME DEBAT UU MD3

Debat yang diadakan oleh CC FEB USU dengan mengangkat topik UU MD3  berlangsung pada tanggal 04 Mei 2018 yang dimulai pukul 13.15 WIB. Keterlambatan ini dikarenakan AKK peserta debat belum hadir, sehingga debat dimundurkan lima belas menit. Debat dibuka dengan lagu pujian dan Mazmur yang dipimpin oleh MC (Ratna Mnj 2017) dan pemusik ( Johanes Akt 2016). Debat kali ini membahas terkait UU sehingga untuk moderator, CC FEB USU mengundang Regina Olda Manik,S.H yang merupakan Alumni Hukum USU. Diawal debat, moderator membukakan mengenai topik yang akan didebatkan dan menyampaikan bahwasanya di fakultas hukum sendiri UU MD3 sedang dikaji. Sebelum acara dimulai moderator menjelaskan tentang prosedur debat, dimana dalam menyampaikan argumen dapat dilihat dari 3 segi yaitu : filosofi, yuridiksi, dan sosiologi. Hak interupsi bagi tim pro maupun kontra dapat digunakan setelah pemaparan dari tim lawan minimal 1 menit. Pada saat berlangsungnya debat tim pro dan kontra masing-masing menyam...